Kita Bertanggung Jawab!!

0
600

Indonesia adalah negara ironi. Keragaman hayati dan sumber daya alam yang melimpah, keragaman dan jumlah penduduk yang besar, belum menjadi sumber daya yang efektif untuk mengatasi kemiskinan, penggangguran, kekerasan, dan berbagai masalah sosial lain. Pada saat ini telah berkembang kesadaran etis bahwa setiap organisasi dan perusahaan perlu mengembangkan tanggung jawab sosial. Tanggung jawab sosial yang menuntut kepedulian, komitmen, dan ompetensi adalah investasi jangka panjang bagi organisasi dan perusahaan.

AMERTA adalah lembaga yang berkomitmen untuk mendukung pengembangan tanggung jawab sosial bagi berbagai organisasi dan perusahaan secara efektif melalui jasa konsultansi, pelatihan, dan kajian.

Program Strategis
AMERTA mengembangkan kompetensi dalam tiga program strategis:

SOCIAL AUDIT. Setiap organisasi dan perusahaan hadir dan bekerja pada konteks sosial tertentu. Didalam konteks sosial tertentu terdapat modal sosial dan masalah sosial yang perlu diidentifikasi terlebih dahulu sehingga dapat dikelola dengan bijaksana.

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Setiap organisasi dan perusahaan pada saat ini dituntut untuk menunjukkan kinerja dasar yang dikenal dengan “triple bottom line” yaitu kinerja finansial, organisasi, dan sosial. anajemen modern perlu didesain ulang sehingga dapat mengintegrasikan tanggung jawab sosial dalam proses bisnis.

COMMUNITY DEVELOPMENT. Berbagai bentuk program dan kegiatan yang dilakukan oleh organisasi dan perusahaan perlu didesain untuk memiliki dampak sosial. Microfinance, sustainable livelihood, community organizing, dan community development adalah bentuk-bentuk intervensi yang dapat digunakan oleh organisasi dan perusahaan dalam ommunity development.

Pelayanan
AMERTA menyediakan tiga bentuk pelayanan bagi organisasi dan perusahaan untuk mengembangkan tanggung jawab sosial.

1. KONSULTANSI. Membantu organisasi dan perusahaan untuk mengembangkan program-program serta mendesain sistem manajemen yang berorientasi pada kinerja dan tanggung jawab sosial.

2. PELATIHAN. Meningkatkan kapasitas dan kompetensi berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan tanggung jawab sosial sehingga mampu melaksanakan peran secara optimal dan efektif dengan pendekatan berbasis pengalaman.

3. KAJIAN. Menemukenali berbagai modal sosial dan masalah sosial, mengidentifikasi dampak
sosial dari hasil kegiatan yang dilaksanakan organisasi dan perusahaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here